Gambar Desa Panca Bakti Sebelum Diserobot PTPN 7

img030

Iklan

Profil Desa Panca Bakti, Kec.Tegineneng, Kab.Pesawaran, Lampung

  1. SEJARAH DESA
  2. Asal usul/Legenda Desa

Pada tahun 1950 penduduk pendatang yang membawa rombongan meminta izin lokasi tebang kepada Tiyuh Desa Gedong Gumanti Bpk. Sholikin secara lisan, maka atas izin kepala susukan Gedong Gumanti dan diberikan lokasi hutan sebelah paling utara desa gedong gumanti yang berbatasan dengan marga nyerupa yaitu meliputi durian nunggal, Way Wadugu, Bukit Pandan, Jangkit Pandan, Jangkit Serdang sampai denan sungai Marias 4 Km dari PT. Cisaat perkebunan karet -+5 Km dari perkebunan.

5 Tokoh tebang yang masing-masing membawa rombongan dan membagi menjadi 4 Blok atau Umbul masing-masing, diantaranya :

  1. Madina, adalah seorang Ketua Tebang Umbul Ponco Wati sampai Durian Nunggal ( Lokasi dari Duren Nunggal kea rah Barat dan Selatan Way Sere, Way Pasri) dengan Beranggota: Jaenal, Dji Sekhak, Jaimun,Sahli, Mardi, Toha.
  2. Suhaimi adalah seorang Ketua Tebang Tangkit Serdang Talang Serdang Wilayah Dari Way Kanan HIngga Way Marias sebelah Utara dan Barat Tangkit Pandan (Gunung Bukit) dengan Beranggota : Dulhak Mansyur, Aman, H. Alip, Sandi, Jarohim, Samad, M.Ukar, A. Wikarto.
  3. Backtiar adalah Seorang Ketua Tebang Purworejo, Lokasi dari Way Sere sampai Way Kanan, Way Pedugu ( Gunung Senin) dari Way Sere ke Utara Bukit Pandan hingga pinggir Gunung Senin, dengan beranggota : Surorejo, M Sholeh, Dullah, Djani, Maksin, M. Sholihin.
  4. Rohan adalah Seorang Ketua Tebang Umbul Blok Purwosari, Lokasi dari Tugu Mas Duren Nunggal hingga sebelah Selatan Way Sere hingga Umbul Negara Hening (Gernin), dengan beranggotakan : Burnawi, Suwarso, Abu Kasir, Ramin Tana, M. Sirad, Jaimun, Suparjo.

Setelah memakan waktu berkisar -+ 2 Tahun Lokasi ke 4 wilayah atau Umbul tersebut kesemuanya telah menjadi Perkampungan dan lahan Pertanian. Pada tanggal 5 Mei 1952 kelima Tokoh tebang bersama -+ 179 orang baik Pendatang ataupun asli Pribumi Setempat ( Bpk Agus) bermusyawarah untuk mendirikan suatu nama Susukan ( Tiyuh) yang terdiri dari 4 Umbul dan di tambah Umbul Induk, maka dari hasil Musyawarah tersebut yang di hadiri oleh 5 Tokoh Tebang dan -+179 Orang di kediaman Bpk Bachti maka terjadilah kesepakatan bersama bahwa lokasi yang telah di tebang dan di diami oleh rakyakyat yang statusnya masih berinduk di Negeri Bukujadi Deda Gedong Gumanti Kecamatan Natar di beri nama Desa “PANJA BHAKTI”. Yang bermakna Pantja adalah 5 (lima), yang di dirikan oleh 5 Tokoh Tebang dan 5 Umbul dan Bhakti adalah pengabdian Yang Tulus.

Setelah ada suatu kesepakatan dalam musyawarah tersebut lokasi yang diizinkan di tebang untuk pemukiman masih terisa hutan belantara hal itu mengundang penduduk pendatang dating berbondong-bondong ke lahan yang tersisa tersebut dari berbagai daerah diantaranya dari Banjit, Muara Enim, Purworejo, Gadingrejo, dll.[1]

 

  1. Sejarah Pemerintah Desa
No Periode Nama Kepala Desa Keterangan
1 1958-1970 Burnawi  
2 1971-1979 Dulhak Mansur  
3 1980-1988 Madhasun  
4 1989-1997 Sidal  
5 1998-2013 Wahono S.H  
6 2013 – Sekarang. Enci Mintarsih  

 

  1. KONDISI UMUM DESA
  2. Peta Dasasesa Panca Bakti[2]
  3. Susunan Organisasi Pemerintahan Desa

 

 

  1. Daftar Sumber Daya Alam
NO Uraian sumber Daya Alam Volume Satuan
1 Pasir Urug 1000 Kubik
2 Lahan Persawahan 255 Ha
3 Sungai 1  
4 Tanaman Perkebunan (Karet, Sawit, Singkong, Jagung) 85 Ha
5 Ladang/ladang 220 Ha
5 Sumber Mata Air 3 buah

 

  1. Sumber Daya Manusia
NO Uraian Sumber Daya Manusia (SDM) Jumlah Satuan
1 Kepala Keluarga 403 KK
2 Jumlah Penduduk Laki-Laki 796 Orang
3 Jumlah Penduduk Perempuan 809 Orang
4 Lulusan SD/MI 982 Orang
5 Lulusan SLTP/MTS 225 Orang
6 Lulusan SLTA/MA 207 Orang
7 S1/Diploma 7 Orang
8 Putus Sekolah 80 Orang
9 Buta Huruf 104 Orang
10 Petani 570 Orang
11 Pedagang 21 Orang
12 PNS 4 Orang
13 Tukang 30 Orang
14 Guru 6 Orang
15 Bidan/Perawat 1 Orang
16 Pensiunan Orang
17 Supir/Angkutan 4 Orang
18 Buruh 700 Orang
19 Jasa Persewaan Orang
20 Swasta Orang

 

  1. Daftar Sumber Daya Pembangunan
NO Uraian Sumber Daya Pembangunan Jumlah Satuan
1 Aset Prasarana Umum    
  a.       Jalan 16,9 KM
  b.      Jembatan 1 Unit
2 Aset Prasarana Pendidikan    
  a.       Gedung PAUD  
  b.      Gedung TK  
  c.       Gedung SD 1 Unit
  d.      SLTP  
  e.       SLTA  
3 Aset Prasarana Kesehatan    
  a.       Posyandu  
  b.      Polindes/Puskesdes 1 Unit
  c.       MCK 3 Unit
  d.      Sarana Air Bersih  
4 Aset Prasarana Ekonomi    
  a.       Pasar Desa  
  b.      Tempat Pelelanagn Ikan  
5 Kelompok Usaha Ekonomi Produktif    
  a.       Jumlah Kelompok Usaha 1 Unit
  b.      Jumlah Kelompok Yang Sehat  
6 Aset Prasarana Tempat Peribadatan    
  a.       Masjid 2 Unit
  b.      Musolah 4 Unit

 

 

  1. Daftar Sumber Daya Sosial Budaya
NO Uraian Sumber Daya Sosial Budaya Jumlah Satuan
1 Gotong Royong Kali Bulan
2 Tradisi Ruwahan Kali Tahun
3 Pesta Rakyat (Panen Raya) Kali Tahun
4 Bersih Desa (Ruwah Bumi) Kali Tahun
5 Grebeg Suro Kali Tahun
6 Dan Lain-lain Kali Tahun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Kalender Musim Desa Panca Bakti
Masalah/

Keadaan

Hujan                        Pancaroba                      Kemarau
Kegiatan sept Okt Nov Des Jan Peb Mar Apr Mei Juni Juli Agst
Masa Tanam     *** ****                
Masa Panen ***           ** *** ***     **
Banjir         ** ***         **  
Kesehatan                        
-Penyakit Malaria         **              
-Penyakit Diare           **            
-Penyakit Campak           *            
Kekurangan Pangan         ** ***       * *** **
Kekurangan Air   ** ***               ** ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

[1] Sejarah Singkat Desa Panca Bakti

[2] Ibid.

Kiatan Pembangunan Desa Panca Bakti Tahun 2017 Dari APBDeseg

Mengetahui efektifitas tingkat perkembangan, Kemajuan, Kemandirian, Keberlanjutan Pembangunan, kesejahteraan masyarakat serta daya saing desa dan Kelurahan melalui pembangunan Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia sejalan dengan prinsip transparansi dan partisipatif yang merupakan ciri dasar tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) maka dengan ini Pemdes menyampaikan mengenai Kegiatan Pembangunan Yang akan dilaksanakan pada tahun 2017 kepada masyarakat baik secara langsung atau tidak langsung dapat di lihat di website Resmi Desa Panca Baki http://pesawaranpancabakti.desa.kemendesa.go.id/ 

Kegiatan Pembangunan Desa Panca Bakti yang akan dilaksanakan Tahun 2017 diantaranya :

1. Pembangunan paving blok RT 01 100 m x 2.5 m

2. Jalan Paving Blok 102 m x 2.5 m RT 02

3. Jalan Paving Blok 138 m x 2.5 m RT 04

4. Jalan Paving Blok 68 m x 2.5 m RT 05

5. Jalan Paving Blok 64 m x 2.5 m RT 07

6. Jalan Paving Blok 129 m x 2.5 m RT 08

7. Jalan Paving Blok 102 m x 2.5 m RT 09

8. Pemasangan Paving Gedung Balai Masyarakat Luas 102

9. Pembangunan Talud Dusun I dan II 730 m2

10. Pembangunan Balai Masyarakat

11 Pembangunan Gorong2 RT 01

12 Pembangunan Gorong2 RT 02

13. Pembangunan Gorong2 RT 05

14 Pembangunan Gorong2 Balai Masyarakat RT 01

15 Pembuatan Sumur BOR RT 01

Maksud Pokok dari Penginformasian Kegiatan tersebut adalah agar seluas mungkin Masyarakat mengetahui Berbagai hal terkait dengan kebijakan dan realisasi Pelaksanaan Pembangunan Baik yang di danai Oleh Dana Desa, Kabupaten dan Provinsi

 

 

 

 

 

 

Masyarakat Panca Bakti tidak Merasakan Adanya Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal dengan Bedah Rumah oleh Masyarakat

Pemdes Panca Bakti –  Bantuan dana Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2017 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU dan PERA) dinilai tidak Adil. “Kita sayangkan, ada sebagian warga miskin di Desa Panca Bakti Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran yang kondisi rumahnya sangat tidak layak tidak menerima bantuan sama sekali Sampai Sekarang. Sementara ada Desa justru menerima bantuan dana rehab rumah Sampai Berturut-turut,” ujar Kepala Desa Panca Bakti ‘ENCI MINTARSIH, Jum’at (21/04/2017).

Sejak tahun 2011 tentang disahkannya Undang-undang Perumahan dan Kawasan Permukiman Pasal 54 ayat (3) huruf b yang menyatakan bahwa bantuan pembangunan rumah bagi MBR dari pemerintah dapat berupa  stimulan rumah swadaya.hal itu membuat masyarakat Desa Panca Panca Bakti maupun Desa yang Lain merasa tidak adil. saat desa-desa lain ada yang mendapat bantuan di Kecamatan Tegineneng sedang di Desa Panca Bakti Sama Sekali Tidak ada , banyak warga menyampaikan keluhan terkait penyaluran BSPS yang tidak adil tidak hanya di Desa Panca Bakti Saja. Padahal kalau di lihat dari data masyarakat miskin Desa Panca Bakti Menduduki paling Banyak di antara Desa yg lain se kecamatan tegineneng data tersebut bisa di dapatkan melalui Data yg ada di kantor kecamatan yg cukup akurat tetapi kenapa Desa Panca Bakti Tidak mendapatkan sama sekali.

Nyatanya tidak ada kegiatan Koordinasi ataupun sosialisasi dengan Para Kades ataupun Pemangku Kepentingan.Mengenai bantuan BSPS pernah dri kami Pemdes Panca Bakti menanyakan langsung ke dinas PuPr ke kepala staf bagian Cipta Karya Kab.Pesawaran tentang Kenapa masyarakat Desa Panca Bakti tidak memperoleh bantuan tersebut dan jawabannya Cukup Singkat Lugas “Seharusnya bersyukur kecamatan Tegineneng Masih ada Desa yg mndapatkan Bantuan BSPS di kecamatan lain bahkan ada yang hanya cuma 1 sampai 2 Desa saja”